3.


(fathz-341.blogspot.com) Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi, mengibarkan bendera Israel bahkan sekedar memakai kalung “Bintang David” tak ada sangkut-pautnya dengan dukungan terhadap Israel. Siapa bilang?

“Banyak misinformasi di luaran sana. Terutama ketika sebuah insiden terjadi di Israel. Kunjungi situs Kementerian Luar Negeri Israel (www.mfa.gov.il) dan situs Pertahanan Israel (www.idf.il) guna memperoleh cerita dari sudut pandang Israel,” demikian bunyi poin ke 33 dari “54 Cara Bagaimana Mendukung Israel”.



Ringan dan tidak terlalu berat. Cukup membaca berita dari sudut pandang Israel, Anda sudah dianggap “mendukung zionis”. Bahkan Anda tidak perlu mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk dikirim ke Yerusalem atau Israel, yang jelas-jelas lebih kelihatan dianggap menyumbang Zionis.

Tapi tips seperti itulah yang digalakkan kalangan Zionis-Israel untuk mendapatkan simpati dunia, bahwa dirinya ada dipihak yang benar. Sekurang-kurangnya, Anda bersimpati atas tindakannya sudah bentuk dukungan moril.

Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi itu tak ada sangkut paut dengan sikap keberpihakan pada Yahudi. Bahkan ketika salah seorang pemain Extravaganza di sebuah stasiun televisi swasta kita mengenakan kalung bergambar “Bintang David” --yang nota-bene adalah lambang dan bendera Israel—atau penyanyi Ahmad Dani bangga gambar itu, seolah-olah tak ada sangkut-pautnya dengan dukungan terhadap Zionis-Israel. Siapa bilang???

Ahmad Dani dan bagi mereka yang tak paham sepak terjang Yahudi, sebaiknya bacalah baik-baik artikel ini dan beberapa pesan dari media-media Yahudi di bawah ini. Juli tahun 2006 lalu --terutama ketika Zionis-Israel banyak mendapat tekanan dunia karena menyerang Libanon-- bermunculan pesan melalui internet berupa kampanye menggalang opini Yahudi-Israel.

Sederhana. Rata-rata mengajak orang berempati dan bersimpati, syukur-syukur memberikan dukungan uang dana dan investasi ke tanah Israel. Jika uang dan investasi tak punya, cukup kiriman bunga. Jika itu tak bisa pula, dukunglah dengan do’a atau besimpatilah atas banyaknya warga Israel yang meninggal oleh bom bunuh diri.

Beberapa media Yahudi itu bisa Anda klik, di http://www.ou.org/Israel// dan http://www.ujc.org. Situs ini memberikan 10 tips bagaimana harus mendukung Yahudi. Ada juga situs www.25waystohelpisrael.com, yang memberikan 25 tips bagaimana seharusnya Anda bisa membantu Yahudi. Yang paling banyak adalah situs http://www.aish.com. Karena tidak tanggung-tanggung, mengeluarkan petunjuk “54 Ways You Can Help Israel” [54 cara Anda bisa mendukung Israel].

Lantas apa saja yang dianggap mendukung kaum Zionis itu? Diantaranya; membeli produk Yahudi, unjuk rasa mendukung Yahudi atau Israel, melakukan perjalanan ke Israel, menulis surat dukungan terhadap berdirinya Negara Israel Raya baik ke pihak terkait (termasuk ke Gedung Putih) dan mengibarkan bendera atau simbol-simbol Israel (Yahudi). Sekurang-kurangnya bersimpati denganya.

Di bawah ini adalah 10 cara, yang kemungkinan sering kita lakukan secara tidak terasa.

1. Membeli produk serta jasa AS/Israel

Bagi Yahudi & Israel, peran ini sangat vital. Situs Yahudi, http://www.aish.com menulis, dengan penderitaan ekonomi yang Kami (Israel) alami, membeli produk Yahudi sama halnya meningkatkan ekspor Israel.

2. Berkunjung ke Israel

“Kunjungi Israel untuk berlibur, sekolah, atau menjumpai keluarga. Dorong organisasi-organisasi lokal Anda untuk mensponsori kunjungan in, dalam bentuk study tour, religious tour, Bar/Bat Mitzvah tour-- bisa untukk 3-10 hari. Habiskan sebanyak mungkin uang Anda untuk membantu ekonomi Israel. “Hotel, toko, restoran di Israel kekurangan turis,” demikian tulis media Yahudi.

"Mengunjungi Israel akan menunjukkan kepada orang-orang Israel bahwa Anda peduli, dan akan membuat perbedaan yang hebat. Buatlah motto; “Turisme melawan Terorisme!"," tambahnya.

3. Mengibarkan bendera atau lambang Israel

Bagi Israel, dukungan tak harus uang atau dana. Cukup mengibarkan bendera atau simbol-simbol Yahudi lain, Anda sudah ikut memberikan harapan dan support.

Banyak orang tak menyangka, sekedar memakai kalung “Bintang David” saja adalah sebuah dukungan. “Kibarkan bendera Israel di depan rumah Anda, gereja dll. Biarkan semua orang tahu bahwa Anda bangga terhadap Israel. Pasang sebuah stiker bertuliskan “Saya Mendukung Israel” di belakang mobil. Pakailah pin gambar bendera kombinasi Amerika/Israel. Jika Anda tidak dapat menemukan bendera Israel, buatlah sendiri, atau suruh anak-anak kecil menggambarnya, lalu pasang di jendela atau kantor,” demikian dikutip dari http://www.aish.com/

4. Meyakini Holocaust

Holocaust adalah istilah yang sering dikutip kalangan Yahudi tentang adanya pembantaian massa puluhan juta penganutnya oleh Nazi di kamp Treblinka II di Polandia. Namun penelitian membuktikan tak ada pembantaian kaum Yahudi di kamar gas. Istilah itu dimunculkan guna mencari simpati dunia. Jika yakin, Anda telah mendukungnya.

“Belajarlah tentang holocaust untuk membantu kita mengerti dalamnya anti-Yahudi (anti-Semit) dan akar penyebabnya. Bungkamlah seluruh bahasa anti-Semit dimanapun Anda berada. Bersiaplah melawan kebencian mereka, apapun konsekuensinya,” tulis media Yahudi.

5. Tidak Berpihak pada Palestina

Meski di pihak terdzalimi dan dijajah, media Barat (bahkan pers Indonesia) kerap memposisikan Palestina sebagai kelompok radikal. Sebalinya, Israel (meski penjajah) di pihak yang benar (dalam posisi menumpas terorisme). Jika Anda yakini itu, Anda telah membantu Yahudi.

6. Bersimpati pada Israel

Cukup bersimpati saja, sudah dukungan. Kata kaum Yahudi,"Banyak misinformasi di luar sana. Ketika sebuah insiden terjadi di Israel, kunjungi situs Kementerian Luar Negeri Israel www.mfa.gov.il dan Kekuatan Pertahanan Israel www.idf.il/english/news/main.stm guna memperoleh cerita dari sudut pandang Israel.”

7. Belajar bahasa Yahudi &

8. Mempelajari Taurat (Tora)

Untuk poit 7 & 8, jika dimaksudkan untuk semakin mendakatkan hati Anda dengan bangsa Yahudi dan Israel.

9. Berinvestasi ke Israel

10. Mendukung berdirinya Negara Israel
Apapun alasanya, mengakui berdirinya Negeri Israel sama halnya membenarkan Zionisme-Israel atas tindakannya menjajah dan menyerobot tanah sah rakyat Palestina. Nah, apakah Anda termasuk di antara 10 hal yang telah disebutkan?

Adapted from (www.arrahmah.com & hidayatullah.com)



GAZA CITY (fathz-341.blogspot.com) Biadab. Israel kembali menumpahkan darah kaum Muslimin di Gaza, Palestina. Sekitar 300 Muslim tewas dirudal zionis yahudi dan 600 lainnya luka-luka pada Sabtu waktu zuhur, 27 Des 2008. Sementara itu jet-jet tempur Israel terus menggempur terowongan-terowongan di jalur Gaza. Ketika darah kaum Muslimin ditumpahkan oleh yahudi Israel laknatullah, bantuan apakah yang paling dibutuhkan oleh saudara-saudara Muslim kita di sana ?



Masalah Palestina tidak akan pernah selesai selama derita kaum Muslimin di negeri suci tersebut masih terjadi. Syekh Usamah bin Ladin pernah mengatakan, Amerika tidak akan pernah memimpikan keamanan hingga kami benar-benar merasakannya di Palestina.


Nyatanya, percik darah masih tercecer di Serambi Al Quds. Ucapan dari mulut-mulut kecil dan tak berdosa, bocah-bocah malang Palestina menjadi saksi betapa kekejaman kaum yahudi laknatullah masih terjadi di bumi suci Palestina. Takkan mungkin air mata tidak menetes menyaksikan kekejaman tak berperi ini dari lubuk hati seseorang yang masih ada iman di dadanya.

Anak-anak kecil Palestina menanggung beban orang-orang dewasa. Langkah kecil mereka terhadang para penjahat yang zolim dan laknat. Diusir dan diburu siang dan malam. Sedangkan kita khawatir dengan anak-anak kita sendiri, ketika tangannya kotor karena debu, sedangkan mereka anak-anak Palestina tangan mereka kotor kena peluru dan mesiu. Serta darah yang tertumpah. Mereka, anak-anak Palestina, tak pernah merasakan kenikmatan hidup sejak terlahir di dunia ini.

Syekhul Jihad, Abdullah Azzam mengatakan bahwa kemuliaan Palestina tidak mungkin kembali hanya dengan ucapan-ucapan saja. Apakah mereka bisa mengembalikan sejengkal saja dari tanah Palestina?. Sesungguhnya dien Allah (Islam) tidak akan menang hanya dengan omong kosong belaka, dan negeri-negeri Islam juga tidak akan terjaga hanya dengan pantun, lagu dan syair serta lainnya.

Sungguh, Percik Darah di Serambi Al Quds ini akan menaikkan tensi ghiroh kita kepada Islam, terutama kaum Muslimin Palestina. Jika bocah-bocah Palestina dengan lantang mengatakan : ‘Beri aku senjata, maka demi Allah aku akan melawan mereka’. Maka bagaimanakah dengan kita ?

Syekh Aiman Az Zawahiri, salah satu ulama masa kini yang menaruh perhatian sangat besar terhadap Palestina dengan mengeluarkan pesan dengan judul "Palestina merupakan urusan kita dan urusan setiap muslim". Beliau berpesan :

“Oleh karena ini saya ingatkan kepada setiap orang yang merdeka dan terhormat di Palestina agar tidak membantu menjual Palestina dan tidak membantu menyerahkannya kepada yahudi ataupun berkompromi dengan mereka, meskipun hanya sebutir pasir.

Saya juga tujukan (peringatan saya) kepada setiap orang yang telah masuk dalam organisasi sekuler yang berpaling menjauh dari syariat dan menyerahkan sebagian besar Palestina, dan setuju dengan solusi setan barat dan timur.

Saya tujukan kepada mereka dan saya katakan : Kembalilah kalian kepada kebenaran, kepada jalan Islam dan jihad, berdirilah kalian bersama umat muslim di bawah panji tauhid melawan invasi baru salibis-zionis. Jika kita tidak menyadari bahwa Palestina bukanlah pusat peperangan antara salibis melawan Islam, maka kita tidak akan menyadari sesuatupun. Yakinlah kalian dengan Rabb kalian Sang Pencipta, Pemberi Rizki, Maha Kuat dan Maha Perkasa. Dan ketahuilah bahwa organisasi-organisasi tersebut "tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatanpun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan." (Al-Furqan: 3). Lalu bagaimana mungkin mereka dapat melakukan segala sesuatu untuk kalian?”

Percik Darah di Serambi Al Quds juga mengisahkan bagaimana umat yang dihina di Palestina, bangkit dan memilih jalan kemuliaan mereka, jihad! Dari bumi para nabi tersebut, lahir singa-singa perjuangan yang rela mengorbankan hidupnya untuk sebuah kemuliaan abadi. Izuddin Al Qossam, Yahya Ayash, Syekh Ahamd Yasiin, dan nama-nama syuhada yang tak bisa disebutkan satu persatu yang telah memercikkan darah mereka di Serambi Al Quds demi memenuhi janji mereka kepada Allah SWT. Sungguh, kekejaman yahudi kepada kaum Muslimin hanya akan melahirkan para pemberani dari negeri tersebut.

Muhandi At Thahir, insinyur, ahli bom di brigade Izzuddin Al Qossam, Darin Taufiq, pelaku aksi syahid pertama dari kaum Muslimah, Ayat Al Akras, Riyyim Shalih Ar Riyaasyi, adalah contoh pemuda dan pemudi Palestina yang menempuh jalan syahid demi membela kehormatan kaum muslimin di Palestina. Keyakinan dan keberanian mereka mestinya memompa semangat jihad kaum Muslimin di mana pun mereka berada.

Jihad, Solusi Masalah Palestina

Syekh Abu Mush'ab Az Zarqawi pernah mengatakan : "Sesungguhnya kami berjihad di Irak sementara mata kami tertuju ke Baitul Maqdis".

Palestina telah menjadi masalah seluruh kaum Muslimin yang masih ada setitik iman dan ghiroh Islam dalam dadanya. Masalah ini tidak bisa dijadikan masalah lokal, hanya khusus rakyat Palestina saja, tetapi harus menjadi masalah global, seluruh ummat Islam sedunia. Kaum Muslimin wajib membebaskan tanah kaum Muslimin di Palestina.

Syekh Usamah bin Ladin mengatakan : “Kepada saudara kami di Palestina. Kami ucapkan, Sesungguhnya darah anak-anakmu adalah darah anak kami. Dan darah kalian adalah darah kami. Darah dibalas darah kehancuran dibalas kehancuran. Kami bersaksi atas nama Allah bahwa kami takkan membiarkan kalian sampai kita menang…atau mati seperti Hamzah r.a.

Syekh Usamah menepati janjinya. Serangan 11 September 2001 dilancarakan dan merupakan jawaban langsung atas kebijakan politik Amerika membela agresor Israel yang membumi-hanguskan Palestina. Jadi, Amerika diserang bukan karena mereka adalah corong kebebasan, tetapi karena Amerika adalah pelindung utama kaum laknat yahudi yang menyiksa anak-anak kaum Muslimin.

Al Haznawi, salah seorang pelaku aksi syahid 11 September bersumpah berulang-ulang bahwa yang dilakukannya adalah karena dan untuk Palestina, untuk Palestina, dan Palestina. Begitu juga, Syekh Abdul Aziz Al Muqrin, Syekh Zarqawi, dan lainnya.

Demikianlah perjuangan umat Islam dalam upayanya membebaskan Palestina. Dahulu, Nabi Muhammad SAW memuliakan Masjidil Aqsha dan Palestina. Para sahabat kemudian membebaskannya dan menjadikannya sebagai wilayah Islam. Kini Palestina terjajah dan didzolimi. Percik darah masih tercecer di bumi Palestina. Apakah yang telah kita lakukan ?

adapted from (www.arrahmah.com)



Amerika (fathz-341.blogspot.com) - Penghinaan terhadap Bush terus berlanjut di mana-mana, bahkan terjadi di negri Amerika sendiri.

Terinspirasi oleh lemparan sepatu yang dilakukan oleh jurnalis Muntazer Al-Zaidi, sejumlah aktivis anti-perang Amerika menjadikan seorang yang berpakaian napi dan bertopeng Bush sebagai target lemparan sepatu dan sendal di depan Gedung Putih.



"Ini adalah ciuman perpisahan dari warga Amerika," teriak seorang aktivis.

Zaidi menjadi sangat terkenal, bahkan dianggap sebagai pahlawan setelah melemparkan sepatunya ke arah Bush dalam kunjungan perpisahannya ke Irak. copied from www.arrahmah.com


(fathz-341.blogspot.com) Deputi Kepala Staf Gabungan Militer Zionis-Israel, Jenderal Dan Harel mengkhawatirkan kemampuan rudal jarak jauh dan pendek Iran.

Kantor Berita Fars melaporkan, Jenderal Harel juga memperingatkan masalah yang dihadapai Tel Aviv dalam bidang keamanan pada 2009 mendatang. Ia juga mengklaim tentang kemungkinan serangan militer ke Iran pada tahun depan.


Dan Harel menegaskan, Iran tengah berubah menjadi negara nuklir, dan kami meminta masyarakat internasional untuk mengambil langkah tegas seperti, meningkatkan embargo politik dan ekonomi guna menghentikan program nuklir Iran.

Sama seperti para pejabat Tel Aviv lainnya, Jenderal Dan Harel juga mengkhawatirkan kemampuan rudal Iran. Harel menambahkan, Iran juga memiliki rudal jarak jauh dan menengah termasuk rudal Shahab-3 yang mampu menjangkau sasaran pada jarak 2.000 KM.
Klaim Harel terkait serangan militer ke Iran itu disampaikan di saat para pengamat politik dan militer meyakini bahwa Israel tidak mampu melakukan hal tersebut. Dan jika Tel Aviv betekad menyerang Iran, niscaya bakal menghadapi balasan Tehran yang mematikan dan di luar prediksi. copied from www.hidayatullah.com



;;